Minggu, 31 Juli 2016

RESUME SKRIPSI

EFEKTIVITAS METODE KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI POKOK BAHASAN LINGKUNGAN HIDUP DI KELAS X SMA MTA SURAKARTA TAHUN AJARAN 2005/2006” (HEMA SUSILAWATI (K5401022))
Dosen pengampu: Drs Sugiyanto M.Si, M.Si
Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Metode Penelitian Pembelajaran Geografi

oleh: Ana Pangesti

JUDUL
EFEKTIVITAS METODE KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI POKOK BAHASAN LINGKUNGAN HIDUP DI KELAS X SMA MTA SURAKARTA TAHUN AJARAN 2005/2006

Peneliti
HEMA SUSILAWATI
K5401022

BAB I

PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Sekolah Menengah Atas Majlis Tafsir Al-Qur’an (SMA MTA) Surakarta merupakan bagian dari kegiatan pendidikan pada umumnya. Dalam kegiatan belajar mengajar guru masih banyak menggunakan metode mengajar yang didominasi metode ceramah. Hal ini menyebabkan siswa menjadi kurang aktif selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Guru SMA MTA Surakarta memilih lebih sering menggunakan metode ceramah karena alokasi waktu yang tersedia lebih sedikit daripada pokok bahasan yang harus diajarkan kepada siswa.

B.     Identifikasi Masalah
Metode pembelajaran geografi yang diterapkan selama ini pada umumnyamenggunakan metode ceramah yang cenderung monoton dan kurang bervariasisehingga berakibat rendahnya hasil belajar geografi. Dominasi guru dalamkegiatan belajar mengajar masih sangat kuat yang seringkali mengabaikan proses  belajar melalui interaksi antara siswa dengan guru dan antara siswa dengan siswa di dalam kelas.

C.    Pembatasan Masalah
Metode pembelajaran yang digunakan adalah metode kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan hasil belajar geografi di kelas X SMA MTA Surakarta.

D.    Perumusan Masalah
”Apakah penggunaan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih efektif untuk meningkatkan hasil belajar dibandingkan dengan menggunakan metode ceramah?”

E.     Tujuan Penelitian
untuk mengetahui efektivitas penggunaan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan hasil belajar dibandingkan dengan menggunakan metode ceramah.

F.     Manfaat Penelitian
1.      Guru: guru dapat sedikit mengetahui strategi pembelajaran yang bervariasi untuk memperbaiki dan meningkatkan sistem pembelajaran di kelas sehingga permasalahan yang dihadapi dapat diminimalkan.
2.      Siswa : meningkatkan hasil belajar geografi.
3.      Sekolah : perbaikan pembelajaran pada khususnya dan sekolah pada umumnya.


BAB II

LANDASAN TEORI

A.    Tinjauan Pustaka
Pengertian hasil belajar, Penilaian hasil belajar, Belajar, hakikat mengajar, efektivitas pembelajaran, hakikat pengajaran geografi, metode pembelajaran, teori belajar konstruktivisme, pembelajaran kooperatif, STAD, metode Ceramah, materi ajar lingkugan hidup.
B.     Penelitian yang relevan
Nama
Judul
Tujuan
Metode
Hasil
Sukeksi
(2002)
Efektivitas
Penggunaan Metode
STAD Terhadap
Prestasi Belajar Fisika
Sub Pokok Bahasan
Getaran Kelas 1 Cawu
III SMU Negeri
Tawangsari Sukoharjo
Tahun Ajaran
2001/2002
Untuk
mengetahui
yang lebih
efektif antara
metode
STAD dengan
demonstrasi
pada sub
pokok
bahasan
getaran untuk
kelas 1 cawu
III
Eksperi
men
Penggunaan
metode
STAD lebih
efektif dari
metode
demonstrasi
dengan
melihat
perbedaan
rerata (thitung
= 1,928 > t
tabel = 1,66)
Rukoyah
(2003)
Efektivitas Metode
Pembelajaran
Kooperatif STAD
Berdasarkan Nilai UUB Cawu III Dan
Sikap Ilmiah Guna Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas II SMU Assalam Sukoharjo Pada Materi Termokimia
Tahun Pelajaran
2002/2003
Untuk
mengeta hui
mana yang
lebih efektif  metode
pembelajaran
STAD atau
metode
konven
sional dalam
meningkatkan
prestasi
belajar
Eksperi
men
Metode
pembelajaran
STAD lebih
Efektif  dibandingka
n dengan
metode
pembelajaran
konvensional
(thitung =
6,167 > t tabel
= 1,66)
C.    Kerangka Pemikiran








Skema kerangka pemikiran:
D.    Pengujian Hipotesis
“Penggunaan metode STAD (Student Teams Achievement Divisons) lebih efektif daripada penggunaan metode ceramah terhadap hasil belajar siswa
Geografi pada pokok bahasan lingkungan hidup di kelas X semester genap SMA MTA Surakarta tahun pelajaran 2005/2006”.


BAB III

METODOLOGI

1.      Waktu dan Tempat
Penelitian ini dilaksanakan di SMA MTA Surakarta semester genap tahun
ajaran 2005/2006 pada bulan Mei 2006.

2.      Metode Penelitian
Randomized Control Group Pretest Postest Design”.

3.      Variabel Penelitian
1.      Variabel bebas dalam penelitian ini adalah metode pembelajaran kooperasi model STAD dan metode ceramah.
2.      Variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa pada pokok bahasan lingkungan hidup.

4.      Populasi dan Sampel
1.       Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA MTA Surakarta sejumlah 233 , tahun ajaran 2005/2006 yang terbagi menjadi enam kelas.
2.       Sampel penelitian diambil secara acak sebanyak 2 kelas dengan perincian satu kelas sebagai kelas kontrol dan satu kelas sebagai kelas eksperimen.

3.      Teknik Sampling
teknik random sampling, yaitu teknik pengambilan secara acak, karena seluruh anggota populasi dianggap homogen.

4.      Teknik pengumpulan data dan instrument
Ø  pengumpulan data hasil belajar kognitif siswa dilakukan dengan memberikan tes tertulis sebelum dan sesudah materi lingkungan hidup yang disampaikan oleh guru. Data berupa data kuantitatif yang menggambarkan hasil belajar siswa. Selanjutnya data diolah dengan statistika uji-t pihak kanan.
Ø  Instrumen penelitian disusun relevan dengan variabel penelitian dan metode pengumpulan data, yakni berupa tes obyektif. Tes obyektif tersebut  igunakan untuk mengungkapkan hasil belajar kognitif siswa terhadap materi  ingkungan hidup.

5.      Teknik Analisis Data
1.       Uji Prasyarat Analisis (Uji normalitas dan uji homogenitas )
2.       Uji hipotesis

BAB IV HASIL PEELITIAN
a.       Deskripsi SMA MTA Surakarta
b.      Deskripsi Proses Pembelajaran Dengan Metode STAD danMetode Ceramah di Kelas X-4 dan Kelas X-6 SMA MTA Surakarta
c.       Deskripsi Data
d.      Hasil Pengujian Persyaratan Analisis
e.       Teknik Pengujian Hipotesis
f.       Pembahasan Hasil Analisis Data


BAB V

KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN

A.    Kesimpulan
harga thitung lebih besar daripada harga ttabel (4,0156 > 1,645) maka dapat disimpulkan bahwa matode pembelajaran STAD (Student Team Achievement Divisions) lebih efektif dibandingkan dengan metode pembelajaran ceramah guna meningkatkan hasil belajar siswa di kelas X SMA MTA Surakarta pada materi lingkungan hidup tahun pelajaran 2005/2006.

B.     Implikasi
Penerapan metode pembelajaran STAD dapat meningkatkan hasil belajar
siswa pada pokok bahasan lingkungan hidup. Dengan pendekatan ini siswa akan mempunyai keterampilan kooperatif karena terbiasa memecahkan segala permasalahan dan berkomunikasi untuk menyampaikan ide/pikirannya.

C.    Saran
1.       Guru geografi SMA hendaknya mengembangkan strategi pembelajarangoegrafi  dengan mengacu pada teori belajar kontruktivisme, salah satunya menggunakan metode STAD.
2.       Perlu penerapan metode STAD untuk pokok bahasan lain terutama yang banyak memerlukan kerja kelompok.

Tidak ada komentar: